Pages

Kamis, 21 April 2016

Bandara "Internasional" Sultan Syarif Kasim Pekanbaru

Assalamualaikum warohmatullahiwabarokatuh,

Akhirnya saya punya waktu untuk menuangkan sebuah tulisan singkat di blog ini, mengingat cukup lama blog ini tidak dipoles dengan tulisan-tulisan.

Kali ini ide penulisan didapat sewaktu saya mengantarkan teman kantor ke bandara yang ada di kota Pekanbaru, bandara internasional Sultan Syarif Kasim sebelumnya bernama Simpang Tiga. Semua baik-baik saja ketika saya memasuki bandara tersebut, mulai dari parkiran, ruang tunggu, dan sebagainya.

Semua berubah semenjak di renovasi beberapa tahun yang lalu, setelah direnovasi bandara yang semula bernama Simpang Tiga kini berubah menjadi bandara Internasional Sultan Syarif Kasim, ya kini telah melekat embel-embel internasional dalam nama bandara tersebut. Saat akan meninggalkan bandara pandangan saya tertuju pada pintu parkir keluar. Jumlah kendaraan yang mengantre untuk membayar karcis parkir seperti ular, berbaris rapu kebelakang, akhirnya saya pun ikut serta mengantre seperti yang lainnya.

Saya pun berpikir kenapa bandara yang punya embel-embel internasional seperti ini hanya memiliki pintu masuk dan pintu keluat masing-masing hanya memiliki dua saja, seperti yang saya ketahui padahal intensitas yang pergi dan yang datang kr kota Pekanbaru melalui bandara ini terbilang banyak, ya itu bisa saja dikarenakan kota Pekanbaru saat ini sedang berkembang pembangunan disana sinj mulai tumbuh.

Kembali ke pembahasan kepada pintu masuk dan pintu keluar yang masing-masing hanya memiliki dua pintu, melihat banyaknya jumlah orang yang datang dan yang pergi dari dan keluar kota Pekanbaru melalui bandara internasional tersebut serasa tidak percaya dengan akses masuk bagi pengantar dan akses keluar bagi penjemput dengan pelayanan masing-masing hanya memiliki dua pintu, dengan antrean yang memanjang padahal yang saya lihat disebelah kanan dan sebelah kiri terdapat lahan yang masih kosong yang cukup untuk membangun beberapa pintu tambahan lagi apalagi untuk bandara dengan embel-embel Internasional.

Antran panjang yang saya lihat mungkin si pengendara ataupun yang ada didalam kendaraan memilkki keperluan yang penting, bayanhkan dengan kondisk yang tergesa-gesa ataupun sangat penting menunggu diantrean panjang tersebut, apalagi jika kondisi perut begejolak dan ingin mengeluarkan sesuatu :D

Sekian, terima kasih.

Jumat, 29 Januari 2016

Tips Surat Lamaran Kerja

Banyaknya jumlah pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lowongan kerja yang tersedia, dari data BPS tahun 2014 untuk Provinsi Riau tercatat bahwa jumlah pencari kerja terdaftar sebanyak 21.599 dan untuk jumlah lowongan yang tersedia sebanyak 5.088 sedangkan yang paling mencengangkan adalah jumlah tenaga kerja yang terserap hanya berjumlah 404 saja (Sumber data BPS : httpp://www.bps.go.id/linkTabelStatis/id/984), artinya masih banyak tenaga kerja yang tak terserap yang berdampak terhadap jumlah angka pengangguran yang ada di Provinsi Riau.

Dalam tulisan kali ini saya akan berbagi tips yang tak jauh-jauh dari dunia kerja. Kali ini saya akan berbagi tips mengenai surat lamaran kerja, mungkin artikel-artikel ataupun seminar-seminar sudah banyak yang membahasnya, ini saya angkat berdasarkan pengalaman dilapangan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh pencari kerja dalam membuat surat lamaran adalah sebagai berikut :
1. Surat lamaran di ketik rapi (menggunakan komputer bukan mesin tik), biar kelihatan rapi ketimbang tulisan tangan, kalau tulisan tangannya bagus tidak masalah. Tapi saat ini semua HRD di perusahaan-perusahaan lebih menyukai lamaran yang diketik. Tulisan tangan digunakan biasanya by request untuk rekrutmen tertentu.

Perhatikan alamatatau PIC penerima lamaran yang dituju beserta posisi yang dilamar, terkadang pelamar asal main copy paste dari lamaran sebelumnya lupa mengganti PIC dan posisi yang dilamar sehingga tampak aneh, ini lamaran masuk ke perusahaan A tapi alamat, PIC dan posisi yang dilamar adalah B

Untuk format tulisan alangkah baiknya tidak terpaku dengan "Times New Roman" kita bisa memilih format huruf lainnya yang lebih rapi.

Surat lamarannya baiknya menggunakan kertas HVS/A4 dan disarankan tidak menggunakan surat lamaran yang tersedia di stationery atau toko-toko buku.

2. Curriculum Vitae (CV) atau riwayat hidup juga sebaiknya diketik rapi tidak tulis tangan, agar CV kelihatan menarik dibuat berbeda dengan CV lainnya, misalnya dicetak dengan print berwarna lebih ditambahkan pola-pola atau tabel agar kelihatan menarik, contoh-contoh CV juga tersedia di mbah google, silahkan dicari.

Membuat CV sebaiknya juga tidak menggunakan CV yang tersedia di toko-toko buku, CV diketik lebih eye catching.

3. Lengkapi syarat-syarat yang diminta oleh perusahaan untuk posisi yang dibuka.

4. Perbaharui semua dokumen yang diminta sebagai persyaratan. Pelamar terkedang enggan untuk memperbaharui dokumen yang diminta sebagai syarat misalnya SKCK, KTP, SIM, Surat Keterangan Sehat, dsb. Susah membedakannya antara malas dan ingin berhemat.

5. Jika semua persyaratan yang diminta telah lengkap, dijadikan satu disusun rapi sesuai urutan yang diminta atau disusun menurut si pelamar yang jelas rapi. Jangan biarkan berkas lamaran itu dimasukan saja ke dalam amplop tanpa dibuat satu menggunakan staples atau paper clip, akan ada penilaian juga terhadap surat lamaran seperti itu.

6. Tuliskan alamat pengirim dan penerima lamaran beserta posisi (jika diminta untuk mencantumkan) dengan rapi.

7. Berdoa dan berusaha, semoga lamaran diproses dan kita pun diterim bekerja jika belum teruslah berusaha.

Demikianlah tulisan singkat saya kali ini, jika ada tambahan silahka di share barangkali ada yang kurang.

Lebih dan kurang mohon maaf, semoga bermanfaat dan terima kasih.